Jumat, 24 Juni 2011

Ibu-ibu Korban Merapi Bangkit dengan Nastar Pisang


Buah pisang jenis uter, yang biasanya berharga murah dan hanya menjadi makanan burung, di tangan-tangan kreatif ibu-ibu korban Merapi di dusun Srunen, desa Glagaharjo, kecamatan Cangkringan, Sleman, DIY, ternyata dibuat kue nastar yang sangat enak dan bernilai ekonomi tinggi. Pemanfaatan buah pisang menjadi kue nastar ini merupakan salah satu upaya ibu-ibu tersebut untuk membangkitkan perekonomian keluarga, setelah sempat terpuruk akibat bencana letusan Merapi, beberapa waktu lalu.

Inilah kue-kue nastar buatan ibu-ibu korban letusan gunung Merapi, yang tinggal di dusun Srunen, desa Glagaharjo, kecamatan Cangkringan, Sleman. Sekilas memang tidak ada bedanya dengan kue nastar kebanyakan. Namun, jika dicicipi, ada rasa yang berbeda pada kue nastar ini. Terlihat sangat kental aroma dan rasa pisangnya.

Berbeda dengan kebanyakan kue sejenis lainnya, kue nastar buatan ibu-ibu di kawasan yang hanya berjarak sekitar 7 kilometer dari puncak Merapi ini memang dibuat dengan menggunakan pisang. Mereka memanfaatkan buah pisang yang sudah mulai tumbuh di kawasan tersebut, setelah pada letusan merapi beberapa waktu lalu, semua jenis pepohonan di kawasan itu rusak parah dan mati.

Kemampuan membuat nastar dari pisang ini dipunyai ibu-ibu tersebut setelah mendapat pelatihan dari Institut Pertanian Yogyakarta dan kelompok wanita tani Seruni, Sendangtirto, Berbah, Sleman. “Pelatihan dilakukan, sebagai upaya membangkitkan kembali perekonomian warga setempat, dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayah ini,” kata Nuraini, penggagas pelatihan ini.

Selain mudah didapat, ibu-ibu korban Merapi ini sengaja memanfaatkan pisang untuk membuat kue nastar, “karena, belum banyak terdapat di pasaran, sehingga, diharapkan bisa lebih cepat laku dan membuat desa ini semakin dikenal orang,” kata Suyati, seorang warga.


Cara pembuatan kue nastar dari pisang ini sangat sederhana. awalnya, buatlah selai pisang, dengan menggunakan satu sisir pisang matang, gula pasir setengah kilogram dan sitrun satu sendok teh. Setelah itu, campuran pisang, gula pasir dan sitrun tersebut diblender dan dimasak sampai kering.

Sementara kulit kue nastar dibuat dari campuran tepung pisang, tepung terigu, margarine, gula halus dan telur. awalnya, margarine dan telur dicampur dengan cara dikocok. Setelah itu, masukkan tepung sebagai perekat dan aduk sampai mengental. buat bulatan kecil dan pipihkan. Baru setelah itu, isi dengan selai pisang, yang sudah dibuat sebelumnya. Setelah ditaruh di loyang dan diolesi kuning telur, kue nastar pun dipanggang sampai matang. Nah, anda ingin mencobanya?. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar